Penyakit Virus Kencing Tikus atau Virus Rats Pee | PERPPIS Bahagian Tawau PERPPIS Bahagian Tawau: Penyakit Virus Kencing Tikus atau Virus Rats Pee
Contact Us:

If You Have Any Problem, Wanna Help, Wanna Write Guest Post, Find Any Error Or Want To Give Us Feedback, Just Feel Free To Contact Us. We Will Reply You Soon.

Name: *


Email: *

Message: *


PERPPIS Tawau

Sebahagian AJK Muslimin sesi 12/13 dan sesi 13/14 ketika Muktamar Tahun Lepas Sebahagian AJK Muslimat sesi 12/13 dan sesi 13/14 ketika Muktamar Tahun Lepas PERPPIS!!! Gambar FB PERPPIS TAWAU

Penyakit Virus Kencing Tikus atau Virus Rats Pee

Apa itu penyakit Penyakit Kencing Tikus atau Rats Pee (leptospirosis) ?

Penyakit ini disebabkan bakteri leptospira berbentuk spiral yang menyerang hewan dan manusia. Bakteri ini mempunyai ratusan serotipe. Nama-nama serotipe ini sebagian diambil dari nama penderita atau tempat di Indonesia, seperti, serotipe harjo, mankarso, naam, sarmin, djasiman, sentot, rachmati, paijan, bangkinang, dan binjei.

Bagaimana penularannya pada manusia?

Penularan penyakit ini bisa melalui tikus, babi, sapi, kambing, kuda, anjing, serangga, burung, landak, kelelawar dan tupai. Namun khusus yang terjadi di daerah banjir seperti Jakarta, penularannya melalui air kencing tikus.
Air kencing tikus terbawa banjir kemudian masuk ke dalam tubuh manusia melalui: permukaan kulit yang terluka, selaput lendir mata dan hidung (misalnya saat mencuci muka). Bisa juga melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi setitik urine tikus yang terinfeksi leptospira, kemudian dimakan dan diminum manusia.

Urine tikus yang mengandung bibit penyakit leptospirosis dapat mencemari air di kamar mandi atau makanan yang tidak disimpan pada tempat yang aman.

Sejauh ini tikus merupakan reservoir (sumber) dan sekaligus penyebar utama penyebab leptospirosis. Beberapa jenis hewan lain (sapi, kambing, domba, kuda, babi, anjing) dapat terserang leptospirosis, tetapi potensi hewan-hewan ini menularkan leptospirosis ke manusia tidak sehebat tikus. Leptospirosis tidak menular langsung dari pasien ke pasien.



Gejala-gejala penyakit

Penyakit ini ditandai demam menggigil, pegal linu, nyeri kepala, nyeri tenggorokan, batuk kering, mual, muntah, sampai mencret-mencret.

Orang sering mengira itu gejala masuk angin, flu, atau typhus, sehingga pengobatannya pun tradisional, biasa, seperti dikerok menggunakan uang logam, kemudian dibalur obat gosok dan minum obat sakit kepala.

Bila semakin parah, gejala yang disebut di atas tidak mereda, justru muncul nyeri luar biasa pada sejumlah bagian badan, sehingga membuat penderita tidak sanggup duduk atau berdiri. Jika pada tahapan ini tidak diobati gejala bertambah parah dan tampak lebih khas.

Oleh karena penyakit ini menyerang hati, pada stadium lanjut muncul gejala penyakit kuning. Kulit dan putih mata menjadi kekuningan, selain tampak pula mata merah layaknya sedang sakit mata. Demam, kuning dan mata merah, dianggap khas pada leptosprirosis . Adakalanya terjadi perdarahan. Bunyi para-paru abnormal, dan kemungkinan kulit meruam merah.

Gejala leptospirosis menjadi lebih berat jika tidak diobati atau obatnya salah alamat. Selain komplikasi ke hati menimbulkan gejala penyakit kuning, komplikasi ke selaput otak menimbulkan gejala nyeri kepala, kejang-kejang, leher kaku, dan penurunan kesadaran. Komplikasi ke ginjal umumnya bersifat fatal. Angka kefatalan penyakit leptospirosis mencapai 5 persen, artinya 5 dari setiap 100 kasus bisa tewas.
Like the Post? Share with your Friends:-

Team SB
Dicatat Oleh: PERPPIS Tawau
Comment Using

Comment Policy :Kami Tidak akan Bertanggunjawab atas setiap komen yang anda lontarkan, berhati-hati ketika memberi apa apa komen.

1 comment:

Jom Dengar Al-Quran

Listen to Quran

Festival Nasyid Sekolah-Sekolah :D

Loading...

Contact Us

Name

Email *

Message *

 

Recent Comment

AmazingCounters.com
Copyright © . SkillBlogger. All Rights Reserved.
Original Template by :-Way2themes. Edited by:-Khairi Yusri